Network Centric Principles Overview

Nama : Putu Ari Suryana Upeksa
NIM : 1705551025
Matakuliah : Network Centric Principles
Dosen : I Putu Agus Eka Pratama ST., MT.

Haloo kawan-kawan senja semuanya, pada artikel kali ini saya akan membahas topik baru yang bertemakan Network Centric Principles. Artikel pertama untuk topik ini akan memberikan kalian gambaran secara umum tentang Network Centric Principles dan pemanfaatannya, Next.

#NETWORK CENTRIC PRINCIPLES
Network Centric Principles atau biasa disingkat NCP erat kaitannya dengan Jaringan Komputer yang berfungsi untuk melakukan komunikasi serta pertukaran data, secara sederhana Network Centric Principles dapat diartikan sebagai penggunaan prinsip atau konsep dari jaringan komputer dalam berbagai bidang kehidupan. Secara lebih teknis Network Centric Principles dapat diartikan sebagai konsep di dalam lingkungan jaringan komputer terpusat yang meliputi sistem, infrastruktur, proses, dan pengguna untuk menangani berbagai proses baik dari sisi bisnis, kesehatan, pendidikan, sampai militer. Net Centric Principle pada era sekarang lebih memfokuskan pada dua hal yaitu mengamankan data dan informasi serta membuat pengguna dari layanan jaringan menjadi nyaman.

#NCP PADA BIDANG MILITER

Gambar 1 Pemanfaatan NCP pada Bidang Militer

Gambar diatas menggambarkan penerapan Network Centric Principles dalam bidang militer. Pada gambar diatas terlihat setiap pangkalan militer baik itu Pangkalan darat, Pangkalan laut, maupun Pangkalan udara terhubung menggunakan medium gelombang dan saling berkomunikasi dan bertukar data dan informasi guna kepentingan militer.

#LAYER PADA NETWORK CENTRIC PRINCIPLES
Penerapan konsep Network Centric Principles harus dijalankan bersamaan dengan kebutuhan interoperabilitas yang tinggi, dimana yang berarti Network Centric Principles harus memiliki dukungan dan berjalan baik pada sebanyak mungkin sistem operasi, device, infrastruktur, aplikasi dan platform. Penerapan tingkat interoperabilitas yang tinggi dapat membuat konsep Network Centric Principles diterapkan pada konsep SOA (Service Oriented Architecture) dan teknologi lainnya pada suatu jaringan komputer. Konsep terintegrasi Network Centric Principles diimplementasikan kepada tingkatan berlapis yang sering disebut dengan layer. Adapun tiap layer pada konsep NCP adalah sebagai berikut.

Gambar 2 Layer pada Network Centric Principles
  1. Foundation
    Foundation merupakan layer fondasi yang menopang NCP dalam berbagai bidang. Beberapa contoh hal yang termasuk dalam layerFoundation adalah Governance, Spectrum, Ductrine, Policy, Architectur, Engineering, Standard.
  2. Communication
    Communication merupakan layer yang digunakan untuk menghubungkan atau mengkomunikasikan setiap perangkat dalam penerapan NCP. Beberapa contoh yang termasuk dalam layer Communication adalah Teleports, TCS, GIG-BE, RF Nets, Wireless Communication, Commercial Fiber.
  3. Computing
    Computing merupakan layer yang digunakan sebagai sumber daya komputasi baik itu hardware atau software dalam penerapan NCP. Beberapa contoh yang termasuk dalam layer Computing adalah Messaging, Collaboration, Storage, Discovery, Mediation.
  4. Application
    Application merupakan layer yang digunakan untuk mengembangkan perangkat lunak yang bisanya digunakan dalam bidang bisnis. Contoh yang termasuk dalam layer Application adalah medical, Global Combact Support System (GCSS).
  5. Capabilities
    Capabilities merupakan layer tertinggi dalam NCP yang dimana memiliki fungsi untuk memberdayakan semua layer dibawahnya. Contoh termasuk dalam Capabilities adalah Blue Force Tracking, Time Critical Tergeting, Battlefield Resupply and Replenishment, Peperless Contracting.

#SERVICE PADA NETWORK CENTRIC PRINCIPLES
Network Centric Principle terdapat dua jenis service yang sering digunakan, yang penggambarannya seperti berikut.

Gambar 3 Service pada NCP

Gambar diatas merupakan penggambaran jenis service dalam Network Centric Principle. Sesuai dengan gambar diatas jenis service tersebut dibagai menjadi dua jenis yaitu basics dan close to research. Hal utama yang harus dipersiapkan dalam Network Centric Principle adalah terdapatnya jaringan yang memiliki jangkauan luas untuk menghubungkan setiap perangkat yang memiliki Interoperabilitas yang tinggi untuk mendukung pertukaran data dan informasi.

#DATA DALAM NETWORK CENTRIC PRINCIPLES
Seperti yang disebutkan dibagian atas hal utama dalam Net Centric Principle adalah data. Data dapat dikatakan baik dan berkualitas dalam Network Centric Principles apabila telah memenuhi kriteria berikut.

  1. Visibility. Visibility dapat diartikan data mudah diperoleh oleh pengguna baik itu diperoleh dari aplikasi, platform, ataupun perangkat apapun, namun harus tetap sesuai dengan hak akses yang dimiliki oleh pengguna.
  2. Accessible. Accessible dapat diartikan data mudah diakses oleh pengguna kapanpun dan dari manapun pengguna tersebut mengakses datanya.
  3. Data dapat dimanajemen dengan mudah oleh pengguna.
  4. Data mudah untuk dipahami dan tidak terdapat unsur ambigu.
  5. Data memiliki sumber yang dapat dipercaya
  6. Data memiliki dukungan yang baik terhadap semua perangkat, platfrom, ataupun OS.
  7. Sesuai dengan kebutuhan pengguna.

#HUBUNGAN NCP DENGAN INTEROPERABILITAS
Interoperabilitas secara sederhana dapat diartikan memiliki banyak dukungan dan dapat berjalan dengan baik. Secara lebih rinci Interoperabilitas dapat diartikan memiliki banyak dukungan dan tidak mudah terpengaruh dan dapat berjalan dengan baik dalam semua perangkat, platform, OS, ataupun aplikasi. Network Centric Principles sebagai konsep yang lebih mementingkan kenyamanan pengguna tentunya dituntut untuk memiliki interoperabilitas yang tinggi. Dari interoperabilitas yang tinggi ini Network Centric Principles memungkinkan menerapkan SOA (Service Oriented Architecture atau sebuah arsitektur yang berorientasi pada layanan), Network Centric Computing (komputasi berbasis jaringan), dan teknologi lain yang tentunya berorientasi pada kenyamanan pengguna.

#INTEROPERABILITAS NCP PADA CLOUD COMPUTING
Cloud Computing atau komputasi awan merupakan salah satu teknologi yang terdapat pada Network Centric Prinsiples yang dimana Cloud Computing adalah suatu teknologi yang memanfaatkan teknologi komputer dengan pengembangan berbasis internet (awan). Cloud Computing dapat melakukan suatu komputasi parallel, resourse komputasi, dan memiliki layanan on demand yang dimana termasuk yaitu seperti grid dan cluster computing. Penggunaan teknologi komputer untuk pengembangan berbasis Internet dengan piranti lunak lengkap dan sistem operasional juga tersedia secara online. Dengan kata lain, internet dan semua yang terkait dengannya, menjadi terminal pusat. “Internet bisa dianggap awan besar. Awan berisi komputer yang semuanya saling tersambung. Dari situlah berasal istilah ‘cloud’. Jadi semuanya disambungkan ke ‘cloud’, atau awan itu.“

Kebanyakan layanan cloud computing yang ada terbagi kedalam tiga kategori, yaitu IaaS (infrastructure as a service), PaaS (platform as a service), dan SaaS (software as a service). Berikut penjelasan dari masing-masing kategori tersebut.

  • IaaS (Infrastructure as a Service)
    IaaS merupakan jenis layanan cloud computing yang paling dasar. Dengan IaaS, Anda dapat menyewa infrastruktur IT dari perusahaan penyedia cloud secara pay-as-you-go (bayar sesuai yang anda pakai). Adapun infrastruktur IT yang dapat disewa diantaranya server, virtual machine (VM), storage, network, dan operating system. Contoh IaaS adalah Amazon CloudFormation, Amazon EC2, Windows Azure Virtual Machines, Google Compute Engine, HP Cloud, Rackspace Cloud, dan Terremark
  • PaaS (Platform as a Service)
    PaaS mengacu pada layanan cloud computing yang menyediakan suatu lingkungan berdasarkan permintaan pengguna untuk mengembangkan, menguji, memberikan, dan mengelola aplikasi perangkat lunak. PaaS dirancang untuk memudahkan pengembang (developer) untuk membuat web atau aplikasi mobile dengan cepat, tanpa perlu khawatir dengan pengaturan atau pengelolaan infrastruktur yang mendasari server, storage, jaringan, dan database yang diperlukan untuk pengembangan perangkat lunak. Contoh layanan adalah Amazon Elastic Beanstalk, Cloud Foundry, Google App Engine, Windows Azure Compute, dan OrangeScape.
  • SaaS (Software as a Service)
    SaaS adalah metode untuk menyediakan aplikasi perangkat lunak melalui internet, berdasarkan permintaan dan biasanya secara berlangganan. Dengan SaaS, penyedia cloud menyimpan dan mengelola aplikasi perangkat lunak dan infrastruktur dasar, dan menangani pemeliharaan apapun seperti upgrade perangkat lunak atau patching keamanan. Para pengguna terhubung ke aplikasi melalui Internet, biasanya dengan web browser yang ada di ponsel, tablet, atau PC. Yang paling populer dari kategori layanan ini adalah Google Apps dan Microsoft Office 365.

#REFERENSI
[1] I Putu Agus Eka Pratama. “PPT Network Centric Principles Pertemuan 1”. 2020.
[2] Bob Gourley. 2009. Cloud Computing Cloud Support Network Centric Operation. [WEB] https://www.afcea.org/content/cloud-computing-could-support-network-centric-operation.