Nama : Putu Ari Suryana Upeksa
NIM : 1705551025
Prodi : Teknologi Informasi
Fakultas : Teknik
Universitas : Udayana
Matakuliah : Network Operating System
Dosen : I Putu Agus Eka Pratama, S.T.,M.T.

#SERVER
Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan (service) tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan (network operating system).Server juga menjalankan perangkat lunak administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya, seperti halnya berkas atau alat pencetak (printer), dan memberikan akses kepada workstation anggota jaringan.
Server dibagi menjadi beberapa jenis sesuai dengan fungsinya. Tugas utama Server adalah melayani komputer client, dan di bagi menjadi beberapa fungsi sesuai dengan jenis server, berikut penjelasannya
- Server Aplikasi Server yang digunakan untuk menyimpan berbagai macam aplikasi yang dapat diakses oleh client.
- Server Data, Server jenis ini di gunakan untuk menyimpan berbagai data , baik data yang belum diolah ataupun data yang sudah diolah menjadi informasi. data ini dapat di akses oleh client dengna bantuan aplikasi yang ada di server.
- Server Proxy, Sedangkan Server proxy berfungsi untuk mengatur lalu lintas di jaringan melalui pengaturan proxy. Orang awam lebih mengenal proxy server untuk mengkoneksikan komputer client ke Internet.
#NOS UNTUK SERVER
Network operating system yang paling banyak digunakan pada komputer server adalah sistem operasi open source atau kode sumber terbuka, ini dikarenakan adanya dukungan terhadap komunitas dan enterprise. Berikut merupakan beberapa Network Operating System yang biasa digunakan pada Server antar lain :
- Sistem Operasi Linux dan semua kernel Linux dengan semua distribusinya. Linux merupakan salah satu system operasi open source yang memang sudah banyak digunakan untuk server karena kestabilan dan keamanan, salah satunya adalah Ubuntu, Debian, CentOS, dan RedHat
- FreeBSD dan semua varian dari BSD (OpenBSD, DragonBSD, PC-BSD). Varian BSD juga banyak digunakan untuk menangani server, jika dibandingkan dengan Linux BSD biasanya memiliki tingkat keamanan yang lebih, tetapi masih belum sepopuler Linux.
- Sun Solaris merupakan salah satu system operasi server yang dikembangkan oleh perusahaan Sun Microsystem
- Windows juga memiliki system operasi yang khusus untuk menangani server yaitu Windows Server 2008, Windows Server 2012 R2, dll.
#DISTRO LINUX DAN BSD UNTUK SERVER
Diperlukan sistem operasi yang ditujukan khusus untuk menangani suatu jaringan untuk melakukan manajemen jaringan dan server. Contoh dari sistem operasi jaringan diantaranya adalah Free BSD, Sun Solaris, UNIX, dan seluruh distribusi dari GNU/Linux. Sistem operasi Linux yang sering digunakan adalah Ubuntu, berikut adalah 10 teratas posisi penggunaan Linux bisa dilihat disini atau bisa dilihat pada gambar berikut.

Gambar 1 Sistem Operasi Paling Populer Tahun 2015 untuk Server

#FREEBSD SEBAGAI NOS
FreeBSD adalah sistem operasi mirip Unix turunan dari Berkeley Software Distribution (BSD), versi Unix yang dikembangkan oleh Universitas California, Berkeley. Versi pertama FreeBSD dirilis pada tahun 1993 dan versi terbaru 11.1 rilis pada Juli 2017. Saat ini FreeBSD adalah distro BSD free/open source yang paling banyak digunakan. FreeBSD mendukung platform amd64, i386, powerpc, powerpc64, sparc64, dan aarch64. FreeBSD menawarkan fitur jaringan, performa, keamanan, dan kompatibilitas.
FreeBSD berbasis 4.4BSD, standar industri untuk UNIX, mudah dalam compile dan menjalankan aplikasi. FreeBSD memberikan semua kode sumber sistem operasi secara lengkap, termasuk kernel, daemon, program, dan utilitas sistem. FreeBSD dapat dimodifikasi agar sesuai dengan kebutuhan pengguna baik itu personal, organisasi atau perusahaan.
FreeBSD menyertakan ports collection dan package collection. Ports collection adalah sebuah set Makefiles, patch, dan deskripsi file yang digunakan untuk meng-compile dan instalasi aplikasi. Secara sederhana aplikasi yang masih berupa source code yang harus di-compile terlebih dahulu. Saat ini terdapat 27490 ports.
Sementara package collection adalah instaler aplikasi yang sudah di-compile dalam bentuk biner. Kebanyakan aplikasi pada ports collection sudah tersedia dalam bentuk package, cukup menginstal aplikasi menggunakan package agar tidak perlu lagi melakukan compile yang memakan waktu cukup lama dan juga resource.
Dengan berbagai kelebihan dari FreeBSD dan lisensi yang digunakan berdampak pada adopsi FreeBSD untuk mengembangkan berbagai produk baik itu produk open source maupun komersial. Beberapa perusahaan TI terbesar di dunia yang menjadi pengguna FreeBSD :
- Apache Software Foundation: infrastruktur server.
- Apple: digunakan untuk membangun OS X dan iOS.
- Cisco: IronPort untuk keamanan jaringan dan anti-spam menjalankan kernel FreeBSD yang sudah dimodifikasi.
- Dell KACE: Dell KACE sebuah manajemen sistem yang menjalankan FreeBSD karena reliabel, skalabilitas, dan dukungan komunitas dalam kelangsungan pengembangan.
- Juniper: Sistem operasi JunOS yang berjalan pada perangkat jaringan Juniper (router, switch, firewall).
- McAfee: SecureOS, enterprise firewall.
- Netflix: OpenConnect, streaming video ke seluruh pelanggan Netflix.
- Sony: PlayStation 4.
- WhatsApp: aplikasi chat milik Facebook menggunakan FreeBSD sebagai server.
Beberapa produk open source berbasis FreeBSD:
- BSD Router: Router skala enterprise yang dapat dijalankan pada perangkat PC biasa.
- FreeNAS: network file server.
- GhostBSD: FreeBSD dengan desktop Gnome.
- NAS4Free: file server dengan web interface dengan bahasa pemrograman PHP.
- OPNsense: dapat digunakan untuk mengembangkan firewall dan routing berbasis FreeBSD. OPNsense memiliki fitur yang dimiliki oleh perangkat firewall berbayar.
- TrueOS: FreeBSD versi desktop.
- pfSense: firewall yang dilengkapi berbagai fitur dan dukungna IPv6 yang lebih baik.
- ZRouter: firmware untuk perangkat embedded.
FreeBSD juga digunakan sebagai infrastruktur internet beberapa website besar:
- Yahoo!
- Yandex
- Pair Networks
- Sony Japan
- Netcraft
- Netflix
#PERBANDINGAN LINUX DAN FREEBSD
Dari perspektif pengalaman pengguna, tidak terdapat banyak perbedaan! Sebagian besar hal yang membuat Linux begitu menarik adalah ketersediaannya untuk banyak arsitektur perangkat keras (termasuk komputer-komputer masa kini) dan kemampuannya untuk menggunakan tool yang familiar bagi pengguna serta system administrator Unix. Karena standar POSIX, aplikasi yang ditulis di Unix bisa dikompilasi untuk sistem operasi Linux yang biasanya tidak membutuhkan sumber daya yang besar. Shell script bisa dipakai langsung di Linux dalam banyak kasus. Meski beberapa aplikasi menggunakan flag/opsi yang sedikit berbeda antara Linux dan Unix, kebanyakan masih bekerja dengan cara yang sama.
Karena macOS menggunakan sistem yang BSD, maka banyak tool dan script yang dibuat untuk Linux bisa dijalankan dengan mudah di terminal macOS. Banyak aplikasi open source Linux yang dapat dipasang dengan mudah dengan aplikasi seperti Homebrew (sejenis apt-get tapi tidak menjadi bawaan macOS alias sebagai aplikasi pihak ketiga). Perbedaan lain umumnya di model lisensi yaitu open source vs proprietasi. Di Linux, sebuah vendor bisa membuat driver perangkat keras yang bisa langsung diaplikasikan ke berbagai distribusi. Berbeda dengan Unix, karena sistem lisensinya, sebuah vendor bisa jadi membuat driver yang berbeda untuk sistem Unix yang berbeda karena harus menyesuaikan SDK atau model distribusi yang mereka target-kan.
Karena kedua komunitas yang telah berkembang matang selama berpuluh tahun, kemajuan Linux juga banyak diadopsi oleh dunia Unix. Aplikasi GNU misalnya dijadikan sebagai add-on di sistem Unix dimana banyak developer menginginkan fitur program GNU yang tidak menjadi bagian dari Unix. Contohnya IBM AIX menawarkan AIX Toolbox yang menawarkan ratusan software GNU (seperti Bash, GCC, OpenLDAP, dll.) yang bisa ditambahkan dipemasangan AIX untuk mempermudah transisi antara Linux dengan Unix yang berbasis sistem AIX.
Unix proprietari masih hidup dan masih dipakai hingga saat ini, dimana banyak vendor menjanjikan dukungan rilis saat ini hingga 2020, sehingga bisa dikatakan Unix akan tetap ada entah sampai kapan. Ditambah lagi, cabang BSD yang memiliki NetBSD, OpenBSD, dan FreeBSD semuanya mempunyai basis pengguna yang kuat meskipun tidak terlihat seaktif komunitas Linux. Kekuatan Linux yang membuatnya mampu bersaing dengan Unix proprietari adalah ketersediaan untuk perangkat keras yang sangat banyak. Raspberry Pi, komputer mini yang sangat populer dikalangan pehobi IoT dijalankan menggunakan sistem Linux. Kita juga telah membahas perangkat seperti Android, mobil (dengan Automotive Grade Linux), dan smart TV, dimana Linux memiliki pangsa pasar yang besar. Setiap penyedia layanan cloud dibelahan dunia manapun pasti menawarkan virtual server yang menjalankan Linux karena banyak “stack cloud-native” yang populer saat ini berbasis Linux misalnya Kubernetes yang sekarang-sekarang sedang naik daun.
Kemajuan Linux yang paling kentara saat ini tentu saja transformasi Microsoft di beberapa tahun terakhir. Jika pembaca memberitahu seseorang sepuluh tahun lalu bahwa Microsoft akan “menjalankan Linux” di tahun 2016, sebagian besar mereka mungkin akan tertawa guling-guling. Namun, eksistensi dan popularitas Windows Subsystem for Linux (WSL), dan port Docker untuk Windows yang baru-baru ini dirilis, termasuk dukungan LCOW (Linux containers on Windows) menunjukkan pengaruh besar Linux di dunia software.
#MENGAPA LINUX DAN BSD
Mengapa linux dan BSD paling banyak digunakan dalam dunia server sebagai operasi sitem yaitu dapat dijawab antara lain.
1. Keamanan
Ketika anda membuat data diinternet anda harus memperhatikan keamanan untuk client supaya server tidak mudah diretas.
2. Dukungan Komunitas dan Enterprise
Dukungan komunitas sangat perlu dimana pengguna awal dapat berlajar dari komunitas linux dan server tetapi pengguna awal harus membantu atau menambahkan resource kode ataupun mengubah kode program untuk dapat melakukan perbaikan jika terdapat bugs. Dukungan enterprise berguna untuk menambahkan fitur dan mendapatkan update terus terhadap system operasi dengan membayar.
3. Open Sources
Mudah dikembangkan sesuai kebutuhan, memodifikasi linux untuk kebutuhan rooter, internet, dll. Sebagai contoh mudah seperti air sehingga mendukung platform, mendukung teknologi terkini
4. Memiliki kekuatan dalam sisi Software
Software yang mendukung pada system operasi Linux dan FreeBSD lebih banyak dibandingkan pada system operasi lain. Ini dikarenakan pada Linux dan FreeBSD minim adanya bugs yang menyebabkan tidak compatiblenya aplikasi terhadap system operasi.
#FAKTOR NOS UNTUK SERVER
- Pemilihan : pertimbangan keamanan, kenyamanan, dukungan (komunitas, enterprise), budget/biaya, kebutuhan untuk dapat memudahkan dalam hal maintenance dan pembaruan.
- Manajemen : manajemen pengguna, hak akses, kepemilikan (fle, folder), memori, penyimpanan, dan manajemen layanan server terhadapap client
- Konfgurasi : semua konfigurasi berupa file, sebagian besar file konfigurasi berextensi .conf (konfgurasi) → /etc/resolv.conf
- Maintenance : berkala (per hari, per minggu, per bulan, cron), untuk memastikan adanya pembaruan pada sisi system system operasi.
REFERENSI
I Putu Agus Eka Pratama. “PPT Network Operating System Pertemuan 9 : NOS pada Server”. 2019.
Takagi Fujimaru. “Linux vs Unix apa Perbedaannya”. 2018 : Codepolitan.
Andy Hidayat. “Kuliah Umum 2019 : Why You Should Use FreeBSD”. 2019.