SECURITY MANAGEMENT PADA NOS

Nama : Putu Ari Suryana Upeksa
NIM : 1705551025
Prodi : Teknologi Informasi
Fakultas : Teknik
Universitas : Udayana
Matakuliah : Network Operating System
Dosen : I Putu Agus Eka Pratama, S.T.,M.T.

Gambar terkait

#SECURITY

Pada Network Operating System juga perlu memperhatikan keamanan didalamnya, Security atau sebut saja keamanan jaringan dalam jaringan komputer sangat penting dilakukan. Sistem keamanan jaringan adalah proses untuk mencegah dan mengidentifikasi pengguna yang tidak sah dari jaringan komputer. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi resiko jaringan komputer yang dapat berupa ancaman fisik maupun logic. Keamanan berbanding terbalik dengan kenyamanan, namun terkadang justru semakin tinggi tingkat keamanan, sisi kenyamanan semakin sedikit diperoleh. Biasanya semakin aman dibuat sistem maka semakin susah digunakan oleh pengguna, sebagai contoh untuk menginputkan password di media sosial sekarang sudah menggunakan catch sebagai verifikasi bahwasannya pengguna bukan robot. Dikarenakan didalam dunia internet pengguna harus merasa tidak aman sebagai contoh website, aplikasi, dll hacker dapat mengendalikan, melihat data, dan mengamati komputer.

Penyerang Kemanan

  • Casual prying by non-technical users :Orang yang ingin membaca email atau file orang lain saat mereka terhubung perangkat bersama
  • Snooping by insiders : Orang yang sangat terampil suka pengembang, siswa, atau orang teknis lainnya, yang menganggapnya adalah tantangan pribadi untuk memecah keamanan sistem komputer.
  • Determined attempts to make money : Beberapa pengembang atau personel lain yang bekerja di masyarakat perbankan berusaha mencuri uang dari organisasi mereka.
  • Attempts at secret military or government dataSupervisor : Ini dianggap sebagai kejahatan yang sangat serius. Kategori ini melibatkan upaya yang dilakukan oleh negara asing yang bersaing untuk mendapatkan informasi suatu negara untuk tujuan pertahanan nasional, serangan, dll.

Ancaman Kemanan :

  • Trojan Horse : Dapat terlihat seperti perangkat lunak yang bermanfaat aplikasi tetapi memiliki malware tersembunyi yang terkandung di dalamnya.
  • Virus : Program yang menginfeksi program lain dan membuatnya salinan dirinya sendiri, yang dapat menyebar ke seluruh file sistem dan mengambil kendali sementara sistem operasi.
  • Worm : Worm adalah program yang mereplikasi dirinya sendiri dan mengirim salinan dari komputer ke komputer di seluruh jaringan koneksi, worm dapat diaktifkan dan merambat kembali untuk melakukan fungsi yang tidak diinginkan.
  • Zombie : Program yang secara diam-diam mengambil alih Internet komputer yang terhubung dan menggunakannya untuk meluncurkan serangan sulit dilacak kembali ke pencipta zombie.
  • Spyware : Perangkat lunak yang dimuat ke PC dan berjalan di latar belakang, menyebabkan infeksi tanpa sepengetahuan pengguna.
  • Adware : Iklan yang terintegrasi ke dalam perangkat lunak. Ini dapat menghasilkan iklan pop-up atau pengalihan browser ke situs komersial.
  • RootKit : Seperangkat alat yang digunakan untuk mendapatkan akses tingkat root setelah melanggar keamanan komputer. Root kit bisa berisi apa saja perangkat lunak berbahaya di atas, seperti virus, worm, spyware, dll.
  • Hackers : seseorang yang secara ilegal mendapatkan akses ke dan terkadang merusak informasi dalam sistem komputer. Mereka adalah White Hat, Grey Hat & Black Hat.

Perlindungan Kemanan :

  • Detection : Tentukan apakah infeksi telah terjadi. Jika demikian, cari infeksi.
  • Identification : Setelah terdeteksi, identifikasi ancaman spesifik yang telah menginfeksi suatu program.
  • Removal : Setelah virus spesifik diidentifikasi, menghapus semua jejak ancaman dari yang terinfeksi sistem sehingga tidak dapat menyebar lebih jauh ke sistem lain.

Tools Keamanan :

  • Firewall : Firewall adalah perangkat lunak atau perangkat keras yang menyaring informasi yang mengalir dari Internet koneksi ke jaringan atau sistem komputer Anda.
  • Antivirus :  Firewall mencoba menjauhkan pengganggu sistem, tetapi mereka gagal dalam beberapa situasi ketika ancaman mencoba bersembunyi dari mereka.
  • Instrusion Detection : Deteksi intrusi (ID) mengumpulkan dan menganalisis informasi dalam sistem komputer atau jaringan untuk diidentifikasi pelanggaran keamanan, yang mencakup kedua intrusi (serangan dari luar) dan penyalahgunaan (serangan dari dalam).

#NETWORK SECURITY

Keamanan jaringan (network security) terdiri dari kebijakan dan praktik untuk mencegah dan memantau akses yang tidak sah, penyalahgunaan, maupun penolakan yang terjadi di jaringan komputer. Network security melibatkan otorisasi akses ke data di dalam jaringan, yang dikendalikan oleh administrator jaringan. Pengguna (users) memilih atau diberi ID dan password atau informasi otentikasi lain yang memungkinkan mereka untuk mengakses informasi dan program dalam wewenang mereka sendiri.

Network security mencakup berbagai jaringan komputer, baik publik maupun pribadi, yang digunakan dalam pekerjaan sehari-hari; melakukan transaksi dan komunikasi di antara bisnis, instansi pemerintah dan individu. Jaringan tersebut dapat bersifat pribadi, seperti di dalam perusahaan, dan lainnya yang mungkin terbuka bagi akses publik. Network security terlibat dalam organisasi, perusahaan, dan jenis lembaga lainnya. Seperti bagaimana mengamankan jaringan, serta melindungi dan mengawasi operasi yang dilakukan. Dimana cara paling umum dan sederhana untuk melindungi sumber daya jaringan (network resource) adalah dengan menetapkan nama yang unik dan password yang sesuai.

Dalam menjaga kemanan jaringan, diterapkan konsep atau hukum dasar yang biasa disebut dengan CIA yang merupakan; Confidentiality (kerahasiaan), Integrity (integritas), Availability (ketersediaan), dan Authentication (Autentikasi).

1. Confidentiality (kerahasiaan)

Kerahasiaan setara dengan privasi. Kerahasiaan dirancang untuk mencegah informasi sensitif dan memastikan bahwa orang yang mempunyai akses adalah orang yang tepat. Terkadang menjaga kerahasiaan data dapat melibatkan pelatihan khusus bagi mereka yang mengetahui dokumen tersebut.

2. Integrity (integritas)

Integritas melibatkan menjaga konsistensi, akurasi, dan kepercayaan data. Data tidak boleh diubah, dan langkah-langkah harus diambil untuk memastikan bahwa data tidak dapat diubah oleh orang-orang yang tidak berkepentingan.

3. Availability (ketersediaan)

Ketersediaan (availability) adalah konsep terbaik yang dapat dipastikan dalam memelihara semua hardware, melakukan perbaikan terhadap hardware sesegera mungkin saat diperlukan. Selain itu juga dapat memelihara lingkungan sistem operasi.

4. Authentication (autentikasi)

Authentication Mensyaratkan bahwa pengirim suatu informasi dapat diidentifikasi dengan benar dan ada jaminan bahwa identitas yang didapat tidak palsu.

#VULNERABILITY

Pengertian vulnerability pada dunia komputer adalah suatu kelemahan program/infrastruktur yang memungkinkan terjadinya exploitasi sistem. kerentanan (vulnerability) ini terjadi akibat kesalahan dalam merancang,membuat atau mengimplementasikan sebuah sistem. Vulnerability akan digunakan oleh hacker sebagai jalan untuk masuk kedalam sistem secara ilegal. Hacker biasanya akan membuat Exploit yang desesuaikan dengan vulnerability yang telah ditemukan nya. Setiap aplikasi (service,desktop,web base) pasti memiliki celah atau vulnerability,hanya saja belum ketauan.lambat laun akan ditemukan juga oleh hacker.

#SECURITY ENHANCED LINUX ARCHITECTURE

NSA Security Enhanced Linux atau biasa dikenal dengan istilah SELinux adalah implementasi dari Flexible Mandatory access control pada arsitektur linux. SELinux. Bisa dibilang bahwa SELinux merupakan Security pelindung policy pada sistem linux, sehingga tidak sembarangan orang luar bisa mengotak-atik sistem linux.

Gambar 1 Architecture Security Enhanced Linux

SELinux dapat dioperasikan dalam 3 cara yang berbeda, yaitu :

  • Enforcing : SELinux menolak akses berdasarkan aturan kebijakan SELinux, yaitu sebagai pedoman yang mengontrol keamanan mesin.
  • Permissive : SELinux tidak menolak aksesm tetapi penolakan login untuk tindakan jika berjalan dalam mode enforcing kembali.
  • Disabled : Fitur SELinux tidk akan diaktifkan.
  • Konfigurasi SELinux berada pada : /etc/selinux/config

#MORE SECURE FOR NOS

  1. Hardening

System hardening adalah proses untuk menilai atau menimbang arsitektur keamanan sistem operasi, serta proses auditing (memeriksa kembali) apakah sistem operasi yang sudah terpasang berjalan dengan baik atau tidak. Hal ini untuk mengantisipasi beberapa jenis serangan yang dapat dilakukan terhadap sistem operasi tersebut. Serangan tersebut bisa dilakukan oleh attacker apabila banyak kesalahan (vulnerable) yang dijumpai didalam sistem operasi. System Hardening kurang lebihnya dapat disimpulkan sebagai langkah awal untuk bertahan dan mengevaluasi dari serangan yang dilakukan terhadap sistem operasi (komputer)

2. Patching

Patch adalah sebuah progam atau software kecil yang dibutuhkan untuk menambal bugs suatu software, menambah fitur/meng-updatenya. Yang membuat patch itu sendiri tentunya sipembuat software yaitu programmer. Dulu programmer sangat terbantu sekali oleh hacker, karena dulu hacker adalah orang yang sering melakukan pengamatan pada suatu software dan apabila menemukan bug yang harus ditambal biasanya si hacker dengan sukarela memberikan penambal atau patch itu di website-nya untuk di download secara gratis, terutama untuk software-software open source, seperti Linux dll.

3. Opensource

Open source merupakan sebuah lisensi pengembangan yang pengelolaannya tidak dikoordinasi oleh seorang individu semata atau sebuah lembaga pusat, melainkan dikoordinasi oleh para pengguna yang saling bekerja sama dalam penggunaan source code (kode sumber) yang tersedia bebas dan dapat diakses atau dimodifikasi oleh siapapun. Pada dasarnya, open source menerapkan pola pengembangan take and give.

#SYSADMIN

System administrator adalah sesosok yang bertugas untuk bertanggung jawab untuk menjaga konfigurasi dan keamanan sistem operasi dari sebuah komputer, khususnya komputer multi-pengguna seperti komputer server yang biasanya terletak pada perusahaan-perusahaan besar. Selain itu, system administrator juga berusaha untuk memastikan jadwal, performa, sumber daya dan keamaaan pada masing-masing komputer sesuai manager inginkan tanpa menghabiskan banyak budget. Sehingga dituntut ke-efektifan dan ke-efesiensian sebuah sistem pada sebuah komputer. Namun sejatinya, System Administrator ini memiliki sebuah tanggung jawab besar yaitu :

  • Menganalisa system log dan mengedintifikasi beberapa hal yang dapat berpotensi menjadi masalah dalam sebuah sistem dikomputer tersebut
  • Menjelaskan dan menggabungkan teknologi baru kedalam lingkungan data pusat yang sudah ada
  • Melakukan rutin audit terhadap sistem maupun perangkat lunak
  • Mensetujui pembaruan sistem update, patch, atau beberapa perubahan konfigurasi
  • Memasang dan mengkonfigurasi perangkat keras baru dan perangkat lunak baru
  • Menambah, menghapus, atau bahkan memperbaru informasi akun pengguna, me-reset password,dll
  • Bertanggung jawab atas keamanan
  • Bertanggung jawab atas memdokumentasi atas configurasi system
  • Memperbaiki segala permasalahan yang ada
  • Peningkatan kinerja system
  • Memastikan dan mengawasi infrastruktur jaringan telah bekerja dan bagus
  • Konfigurasi, menambahkan dan menghapus file sistem

#NOS SECURITY MANAGEMENT

  • Intrusion Detection System
  • Akses control
  • Keamanan di level fsik
  • Risk Management dan IT Risk Management (ISO 31000)
  • Prosedur keamanan
  • Manajemen pengguna
  • Manajemen hak akses
  • Manajemen memori
  • Sumber kode, keterbukaan sumber kode, dan keamanan pengembangan di sisi software (untuk NOS)
  • Simulasi penyerangan berbasis honeynet dan honeypot

REFERENSI
I Putu Agus Eka Pratama. “PPT Network Operating System Pertemuan 10 : Security dan Security Manajemen pada NOS”. 2019.
Ade Listiawan. “System Administrator”. 2018 : Dictio.id
Andy Hidayat. “Kuliah Umum 2019 : Basic Concept of Security”. 2019

NETWORK OPERATING SYSTEM PADA SERVER

Nama : Putu Ari Suryana Upeksa
NIM : 1705551025
Prodi : Teknologi Informasi
Fakultas : Teknik
Universitas : Udayana
Matakuliah : Network Operating System
Dosen : I Putu Agus Eka Pratama, S.T.,M.T.

Gambar terkait

#SERVER

Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan (service) tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan (network operating system).Server juga menjalankan perangkat lunak administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya, seperti halnya berkas atau alat pencetak (printer), dan memberikan akses kepada workstation anggota jaringan.

Server dibagi menjadi beberapa jenis sesuai dengan fungsinya. Tugas utama Server adalah melayani komputer client, dan di bagi menjadi beberapa fungsi sesuai dengan jenis server, berikut penjelasannya

  • Server Aplikasi Server yang digunakan untuk menyimpan berbagai macam aplikasi yang dapat diakses oleh client.
  • Server Data, Server jenis ini di gunakan untuk menyimpan berbagai data , baik data yang belum diolah ataupun data yang sudah diolah menjadi informasi. data ini dapat di akses oleh client dengna bantuan aplikasi yang ada di server.
  • Server Proxy, Sedangkan Server proxy berfungsi untuk mengatur lalu lintas di jaringan melalui pengaturan proxy. Orang awam lebih mengenal proxy server untuk mengkoneksikan komputer client ke Internet.

#NOS UNTUK SERVER

Network operating system yang paling banyak digunakan pada komputer server adalah sistem operasi open source atau kode sumber terbuka, ini dikarenakan adanya dukungan terhadap komunitas dan enterprise. Berikut merupakan beberapa Network Operating System yang biasa digunakan pada Server antar lain :

  • Sistem Operasi Linux dan semua kernel Linux dengan semua distribusinya. Linux merupakan salah satu system operasi open source yang memang sudah banyak digunakan untuk server karena kestabilan dan keamanan, salah satunya adalah Ubuntu, Debian, CentOS, dan RedHat
  • FreeBSD dan semua varian dari BSD (OpenBSD, DragonBSD, PC-BSD). Varian BSD juga banyak digunakan untuk menangani server, jika dibandingkan dengan Linux BSD biasanya memiliki tingkat keamanan yang lebih, tetapi masih belum sepopuler Linux.
  • Sun Solaris merupakan salah satu system operasi server yang dikembangkan oleh perusahaan Sun Microsystem
  • Windows juga memiliki system operasi yang khusus untuk menangani server yaitu Windows Server 2008, Windows Server 2012 R2, dll.

#DISTRO LINUX DAN BSD UNTUK SERVER

Diperlukan sistem operasi yang ditujukan khusus untuk menangani suatu jaringan untuk melakukan manajemen jaringan dan server. Contoh dari sistem operasi jaringan diantaranya adalah Free BSD, Sun Solaris, UNIX, dan seluruh distribusi dari GNU/Linux. Sistem operasi Linux yang sering digunakan adalah Ubuntu, berikut adalah 10 teratas posisi penggunaan Linux bisa dilihat disini atau bisa dilihat pada gambar berikut.


Gambar 1 Sistem Operasi Paling Populer Tahun 2015 untuk Server
Gambar 2 Sistem Operasi Paling Populer untuk Server Cloud

#FREEBSD SEBAGAI NOS

FreeBSD adalah sistem operasi mirip Unix turunan dari Berkeley Software Distribution (BSD), versi Unix yang dikembangkan oleh Universitas California, Berkeley. Versi pertama FreeBSD dirilis pada tahun 1993 dan versi terbaru 11.1 rilis pada Juli 2017. Saat ini FreeBSD adalah distro BSD free/open source yang paling banyak digunakan. FreeBSD mendukung platform amd64, i386, powerpc, powerpc64, sparc64, dan aarch64. FreeBSD menawarkan fitur jaringan, performa, keamanan, dan kompatibilitas.

FreeBSD berbasis 4.4BSD, standar industri untuk UNIX, mudah dalam compile dan menjalankan aplikasi. FreeBSD memberikan semua kode sumber sistem operasi secara lengkap, termasuk kernel, daemon, program, dan utilitas sistem. FreeBSD dapat dimodifikasi agar sesuai dengan kebutuhan pengguna baik itu personal, organisasi atau perusahaan.

FreeBSD menyertakan ports collection dan package collection. Ports collection adalah sebuah set Makefiles, patch, dan deskripsi file yang digunakan untuk meng-compile dan instalasi aplikasi. Secara sederhana aplikasi yang masih berupa source code yang harus di-compile terlebih dahulu. Saat ini terdapat 27490 ports.   

Sementara package collection adalah instaler aplikasi yang sudah di-compile dalam bentuk biner. Kebanyakan aplikasi pada ports collection sudah tersedia dalam bentuk package, cukup menginstal aplikasi menggunakan package agar tidak perlu lagi melakukan compile yang memakan waktu cukup lama dan juga resource.

Dengan berbagai kelebihan dari FreeBSD dan lisensi yang digunakan berdampak pada adopsi FreeBSD untuk mengembangkan berbagai produk baik itu produk open source maupun komersial. Beberapa perusahaan TI terbesar di dunia yang menjadi pengguna FreeBSD :

  • Apache Software Foundation: infrastruktur server.
  • Apple: digunakan untuk membangun OS X dan iOS.
  • Cisco: IronPort untuk keamanan jaringan dan anti-spam menjalankan kernel FreeBSD yang sudah dimodifikasi.
  • Dell KACE: Dell KACE sebuah manajemen sistem yang menjalankan FreeBSD karena reliabel, skalabilitas, dan dukungan komunitas dalam kelangsungan pengembangan.
  • Juniper: Sistem operasi JunOS yang berjalan pada perangkat jaringan Juniper (router, switch, firewall).
  • McAfee: SecureOS, enterprise firewall.
  • Netflix: OpenConnect, streaming video ke seluruh pelanggan Netflix.
  • Sony: PlayStation 4.
  • WhatsApp: aplikasi chat milik Facebook menggunakan FreeBSD sebagai server.

Beberapa produk open source berbasis FreeBSD:

  • BSD Router: Router skala enterprise yang dapat dijalankan pada perangkat PC biasa.
  • FreeNAS: network file server.
  • GhostBSD: FreeBSD dengan desktop Gnome.
  • NAS4Free: file server dengan web interface dengan bahasa pemrograman PHP.
  • OPNsense: dapat digunakan untuk mengembangkan firewall dan routing berbasis FreeBSD. OPNsense memiliki fitur yang dimiliki oleh perangkat firewall berbayar.
  • TrueOS: FreeBSD versi desktop.
  • pfSense: firewall yang dilengkapi berbagai fitur dan dukungna IPv6 yang lebih baik.
  • ZRouter: firmware untuk perangkat embedded.

FreeBSD juga digunakan sebagai infrastruktur internet beberapa website besar:

  • Yahoo!
  • Yandex
  • Pair Networks
  • Sony Japan
  • Netcraft
  • Netflix

#PERBANDINGAN LINUX DAN FREEBSD

Dari perspektif pengalaman pengguna, tidak terdapat banyak perbedaan! Sebagian besar hal yang membuat Linux begitu menarik adalah ketersediaannya untuk banyak arsitektur perangkat keras (termasuk komputer-komputer masa kini) dan kemampuannya untuk menggunakan tool yang familiar bagi pengguna serta system administrator Unix. Karena standar POSIX, aplikasi yang ditulis di Unix bisa dikompilasi untuk sistem operasi Linux yang biasanya tidak membutuhkan sumber daya yang besar. Shell script bisa dipakai langsung di Linux dalam banyak kasus. Meski beberapa aplikasi menggunakan flag/opsi yang sedikit berbeda antara Linux dan Unix, kebanyakan masih bekerja dengan cara yang sama.

Karena macOS menggunakan sistem yang BSD, maka banyak tool dan script yang dibuat untuk Linux bisa dijalankan dengan mudah di terminal macOS. Banyak aplikasi open source Linux yang dapat dipasang dengan mudah dengan aplikasi seperti Homebrew (sejenis apt-get tapi tidak menjadi bawaan macOS alias sebagai aplikasi pihak ketiga). Perbedaan lain umumnya di model lisensi yaitu open source vs proprietasi. Di Linux, sebuah vendor bisa membuat driver perangkat keras yang bisa langsung diaplikasikan ke berbagai distribusi. Berbeda dengan Unix, karena sistem lisensinya, sebuah vendor bisa jadi membuat driver yang berbeda untuk sistem Unix yang berbeda karena harus menyesuaikan SDK atau model distribusi yang mereka target-kan.

Karena kedua komunitas yang telah berkembang matang selama berpuluh tahun, kemajuan Linux juga banyak diadopsi oleh dunia Unix. Aplikasi GNU misalnya dijadikan sebagai add-on di sistem Unix dimana banyak developer menginginkan fitur program GNU yang tidak menjadi bagian dari Unix. Contohnya IBM AIX menawarkan AIX Toolbox yang menawarkan ratusan software GNU (seperti Bash, GCC, OpenLDAP, dll.) yang bisa ditambahkan dipemasangan AIX untuk mempermudah transisi antara Linux dengan Unix yang berbasis sistem AIX.

Unix proprietari masih hidup dan masih dipakai hingga saat ini, dimana banyak vendor menjanjikan dukungan rilis saat ini hingga 2020, sehingga bisa dikatakan Unix akan tetap ada entah sampai kapan. Ditambah lagi, cabang BSD yang memiliki NetBSD, OpenBSD, dan FreeBSD semuanya mempunyai basis pengguna yang kuat meskipun tidak terlihat seaktif komunitas Linux. Kekuatan Linux yang membuatnya mampu bersaing dengan Unix proprietari adalah ketersediaan untuk perangkat keras yang sangat banyak. Raspberry Pi, komputer mini yang sangat populer dikalangan pehobi IoT dijalankan menggunakan sistem Linux. Kita juga telah membahas perangkat seperti Android, mobil (dengan Automotive Grade Linux), dan smart TV, dimana Linux memiliki pangsa pasar yang besar. Setiap penyedia layanan cloud dibelahan dunia manapun pasti menawarkan virtual server yang menjalankan Linux karena banyak “stack cloud-native” yang populer saat ini berbasis Linux misalnya Kubernetes yang sekarang-sekarang sedang naik daun.

Kemajuan Linux yang paling kentara saat ini tentu saja transformasi Microsoft di beberapa tahun terakhir. Jika pembaca memberitahu seseorang sepuluh tahun lalu bahwa Microsoft akan “menjalankan Linux” di tahun 2016, sebagian besar mereka mungkin akan tertawa guling-guling. Namun, eksistensi dan popularitas Windows Subsystem for Linux (WSL), dan port Docker untuk Windows yang baru-baru ini dirilis, termasuk dukungan LCOW (Linux containers on Windows) menunjukkan pengaruh besar Linux di dunia software.

#MENGAPA LINUX DAN BSD

Mengapa linux dan BSD paling banyak digunakan dalam dunia server sebagai operasi sitem yaitu dapat dijawab antara lain.

1. Keamanan

Ketika anda membuat data diinternet anda harus memperhatikan keamanan untuk client supaya server tidak mudah diretas.

2. Dukungan Komunitas dan Enterprise

Dukungan komunitas sangat perlu dimana pengguna awal dapat berlajar dari komunitas linux dan server tetapi pengguna awal harus membantu atau menambahkan resource kode ataupun mengubah kode program untuk dapat melakukan perbaikan jika terdapat bugs. Dukungan enterprise berguna untuk menambahkan fitur dan mendapatkan update terus terhadap system operasi dengan membayar.

3. Open Sources

Mudah dikembangkan sesuai kebutuhan, memodifikasi linux untuk kebutuhan rooter, internet, dll. Sebagai contoh mudah seperti air sehingga mendukung platform, mendukung teknologi terkini

4. Memiliki kekuatan dalam sisi Software

Software yang mendukung pada system operasi Linux dan FreeBSD lebih banyak dibandingkan pada system operasi lain. Ini dikarenakan pada Linux dan FreeBSD minim adanya bugs yang menyebabkan tidak compatiblenya aplikasi terhadap system operasi.

#FAKTOR NOS UNTUK SERVER

  • Pemilihan : pertimbangan keamanan, kenyamanan, dukungan (komunitas, enterprise), budget/biaya, kebutuhan untuk dapat memudahkan dalam hal maintenance dan pembaruan.
  • Manajemen : manajemen pengguna, hak akses, kepemilikan (fle, folder), memori, penyimpanan, dan manajemen layanan server terhadapap client
  • Konfgurasi : semua konfigurasi berupa file, sebagian besar file konfigurasi berextensi .conf (konfgurasi) → /etc/resolv.conf
  • Maintenance : berkala (per hari, per minggu, per bulan, cron), untuk memastikan adanya pembaruan pada sisi system system operasi.

REFERENSI
I Putu Agus Eka Pratama. “PPT Network Operating System Pertemuan 9 : NOS pada Server”. 2019.
Takagi Fujimaru. “Linux vs Unix apa Perbedaannya”. 2018 : Codepolitan.
Andy Hidayat. “Kuliah Umum 2019 : Why You Should Use FreeBSD”. 2019.