NOS Service

Nama: Putu Ari Suryana Upeksa
NIM : 1705551025
Prodi : Teknologi Informasi
Fakultas : Teknik
Universitas : Udayana
Mata Kuliah : Network Operating System
Dosen : I Putu Agus Eka Pratama, ST.,MT.

#WEB SERVER DAN MYSQL SERVER

Service server untuk NOS dapat dilakukan dengan paket LAMPP yang perlu dilakukan instalasi pada Ubuntu. Proses instalasi dilakukan pada terminal dengan perintah “sudo tasksel install lamp-server” selanjutnya tunggu proses installing packages hingga selesai.

Setelah proses instalasi selesai, untuk melakukan start service dapat dilakukan dengan perintah “sudo /etc/init.d/apache2 start” untuk web server dan “sudo /etc/init.d/mysql start” untuk mysql server database.

Mengakses layanan mysql server dapat dilakukan dengan perintah “mysql -u root -p” dan masukan password mysql. Layanan mysql server menyediakan user untuk dapat membuat basis data atau database.

Setiap layanan atau service yang berjalan pada sistem operasi pasti memiliki proses. Melihat detail proses dari layanan mysql dapat dilihat dengan perintah top atau htop. Gambar dibawah ini adalah salah satu contoh monitoring proses dengan top. Perintah top memberikan informasi mengenai proses-proses yang sedang berjalan di sistem operasi secara lengkap dari PID atau ID proses, user yang menjalakan proses, penggunaan sumber daya, time atau waktu lamanya proses berjalan dan command untuk melakukan proses. Jika diperhatikan pada perintah top berikut layanan mysql memiliki PID atau ID proses 3219 dengan command mysqld.

Selain menggunakan perintah top, untuk melakukan monitoring proses dapat juga dilakukan dengan perintah htop. Perintah ini akan menampilkan layanan untuk memonitoring proses dengan lebih interaktif dan lebih rinci pada bagian command dibandingkan dengan perintah top. Secara umum isi proses dari top dan htop adalah sama, tetapi yang membedakan dari banyaknya task, biasanya pada top menampilkan lebih banyak dan pada htop lebih sedikit. Pada htop memiliki urutan PID yang lebih terurut daripada top.

Percobaan selanjutnya adalah mematikan proses secara paksa dengan perintah “kill pid”. Perintah ini akan menghentikan proses dari layanan berdasarkan pid atau ID proses yang ditentukan. Contoh melakukan kill pid dapat dilihat pada gambar dibawah, dimana proses yang dihentikan secara paksa adalah proses mysql dengan ID proses 3219, layanan tersebut adalah yang melakukan akses ke dalam mysql. Saat perintah kill dilakukan maka layanan akan memberikan status “Terminated” dan langsung keluar dari mysql.

#MULTITASKING

Multitasking merupakan kemampuan sistem operasi dalam menjalankan banyak program komputer secara bersamaan dan independen pada komputer yang sama. Multitasking dilakukan dengan melalui time sharing, yaitu setiap program menggunakan pembagian waktu komputer untuk mengeksekusi program. Gambar dibawah merupakan monitoring proses dengan perintah top untuk melihat proses yang sedang berjalan di sistem operasi disertai dengan monitor sumber daya komputer yang digunakan. Program dan layanan/service yang berjalan masing-masing memiliki prosesnya. Setiap layanan dapat memiliki lebih dari 1 proses seperti contohnya layanan web server apache2 yang memiliki 6 proses.

Sama seperti perintah top, perintah htop juga digunakan untuk melakukan monitoring proses dan sumber daya komputer. Htop memiliki grafik yang lebih interaktif daripada top, selain itu pada bagian command htop lebih menjelaskan secara rinci dari directory layanan yang sedang berjalan daripada perintah top.

REFERENSI
Rachmat, Mugi. http://www.infomugi.com/2013/04/pengertian-multitasking.html [Diakses 10 Maret 2019].